Rangkuman
Materi Teknologi Informasi Dan Komunikasi
A.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi
informasi dan komunikasi terdiri dari dua aspek yaitu teknologi informasi dan
teknologi komunikasi. Teknologi Informasi adalah segala hal yang berkaitan
dengan proses manipulasi dan pemrosesan informasi. Sedangkan Teknologi
Komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan proses menyampaikan
informasi dari pengirim ke penerima.
Dapat
disimpulkan bahwa teknologi informasi diartikan sebagai teknologi untuk
memperoleh, mengolah, menyimpan, dan menyebarkan berbagai jenis file informasi
dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi yang lahir dari
dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan inovasi dan kreatifitas baru
a.
Peralatan Teknologi Informasi dan
Komunikasi
1)
Media Komunikasi Tradisional (Kuno)
a)
Asap
b)
Kentongan
c)
Prasasti
d)
Daun Lontar
2)
Media Komunikasi Modern
Telegraf, Telepon, Televisi, Faksimili (Faks), Radio,
Pocket PC (PDA), LCD Proyektor
2. Komponen-Komponen
Utama Komputer
a. Hardware
b. Software
Software dapat dibedakan berdasarkan
fungsinya antara lain yaitu:
Sistem Operasi
Sistem Operasi
1)
Aplikasi
2)
Sistem Operasi
c.
Brainware
3.
Perkembangan TIK
Sejarah Perkembangan Prosesor Komputer
Di dalam sistem komputer, prosesor merupa-kan otak dan pusat pengendali. Pada
saat ini ukuran prosesor telah mencapai tingkatan gigahertz. Ukuran tersebut
menunjukkan hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi.
Semakin besar ukuran prosesor, semakin cepat proses pengolahan dan
pengaksesan data atau informasi. Beberapa merk prosesor yang banyak ditemui di
pasaran adalah: AMD American Micro Device), APPLE, Cirex ё VIA, IBM, IDT, dan
Intel.
4. Pengelompokan
perangkat keras komputer agar lebih mudah dipahami :
a. Input
device
b. Process
device
c. Output
device
d. Storage
device
5. Macam-macam software
a. Sistem
operasi
b. Program
aplikasi
c. Program
tambahan
d. Bahasa
pemrograman
B.
Etika Dalam Penggunaan Teknologi
Informasi dan Komunikasi
Etika (ethic) bermakna sekumpulan azaz atau nilai
yang berkenaan dengan akhlak, tata cara (adat, sopan santun) mengenai benar dan
salah tentang hak dan kewajiban yang
dianut oleh suatu golongan atau masyarakat. TIK dalam konteks yang lebih luas,
merangkum semua aspek yang berhubungan dengan mesin (komputer dan
telekomunikasi) dan teknik yang digunakan untuk menangkap (mengumpulkan),
menyimpan, memanipulasi, menghantarkan, dan menampilkansuatu bentuk informasi.
Komputer yang mengendalikan semua bentuk ide dan informasi memainkan peranan
penting dalam pengumpulan, pemprosesan, penyimpanan dan penyebaran informasi
suara, gambar, teks, dan angka yang berasaskan mikroelektronik. Teknologi
informasi bermakna menggabungkan bidang teknologi seperti komputer,
telekomunikasi dan elektronik dan bidang informasi seperti data, fakta, dan
proses.
Dengan demikian, etika TIK dapat disimpulkan sebagai
sekumpulan azaz atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, tata cara, (adat,
sopan santun) nilai mengenai benar dan salah, hak dan kewajiban tentang TIK
yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat dalam pendidikan. Untuk
menerapkan etika TIK, diperlukan terlebih dahulu mengenal dan memaknai prinsip
yang terkandung di dalam TIK di antaranya adalah : mengenai TIK
1. Tujuan
teknologi informasi memberikan bantuan kepada manusia untuk menyelesaikan masalah,
menghasilkan kreativitas, membuat manusia lebih berkarya jika tanpa menggunakan
teknologi informasi dalam aktivitasnya.
a. Prinsip High-tech-high-touch :
jangan memiliki ketergantungan kepada teknologi tercanggih tetapi lebih penting
adalah meningkatkan kemampuan aspek “high touch” yaitu “manusia”.
b. Sesuaikan
teknologi informasi kepada manusia : seharusnya teknologi informasi dapat
mendukung segala aktivitas manusia buka sebaliknya manusia yang harus
menyuesuaikan kepada teknologi informasi
2. Beberapa
isu yang muncul dalam penggunaan tik, diantaranya :
a.
Cybercrimes
Cybercrimes
adalah istilah yang digunakan dalam kejahatan maya atau kejahatan melalui
jaringan internet sedunia.
1)
Penyalahgunaan Internet, diantaranya :
a)
Password dicuri, account ditiru /
dipalsukan.
b)
Jalur komunikasi disadap, rahasia
perusahaan terbuka.
c)
Sistem computer disusupi, system
informasi dibajak.
d)
Network dibanjiri trafik, menyebebkan
crash.
e)
Situs dirusak (cracked).
f)
Spamming.
g)
Virus.
h)
Legal Exposures, diantaranya :
(1)
Hak atas kekayaan intelektual
disalah-gunakan (dicuri / docopy).
(2)
Copyright dan paten dilanggar.
(3)
Pelanggaran pengawasan ekspor teknologi
(di USA).
(4)
Dokumen rahasia dipublikasikan via
bulletin boards.
(5)
Adult Pornography, child pornography,
dan obscenity.
b. Finansial
dan E-Commerce Exposures
1) Data
keuangan diubah.
2) Dana
perusahaan “digelapkan”.
3) Pemalsuan
uang.
4) Money
laundering.
5) Seseorang
menggunakan atribut orang lain untuk transaksi bisnis.
c. Penanggulangan
Cybercrimes
1)
Melakukan modernisasi hukum pidana
nasional beserta hukum acaranya, yang diselaraskan dengan konvensi
internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut.
2)
Meningkatkan sistem pengamanan jaringan
computer nasional sesuai standar internasional.
3)
Meningkatkan pemahaman serta keahlian
aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan
perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime.
4)
Meningkatkan kesadaran warga negara
mengenai masalahcybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut
terjadi.
5)
Meningkatkan kerjasama antar Negara,
baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime,
antara lain melalui perjanjian ekstradisi dan mutual assistance treaties.
C.
Command Prompt
Comand Prontadalah sebuah command line (baris perintah) pada sebuah OS (Operating
System) berbasis GUI untuk mengesekusi file dengan cara menuliskan perintahnya
pada jendela command promt.
1.
Fungsi Command Prompt
a. Menghandle
beberapa masalah saat versi GUI (Grafik User Interface) pada Windows
kita bermasalah diakibatkan virus. Seperti hilangnya folder options pada
explorer, task manager yang di-disable, tidak bisa membuka msconfig dan
sebagainya. Lebih lanjut kita bisa menangani virus lewat cmd.
b. Bisa mengeksekusi sebuah perintah lebih
cepat dengan menggunakan cmd. Selain lebih cepat cmd ini juga lebih ringan
dibanding dengan explorer saat melakukan perintah masuk pada direktori
tertentu, atau mencari file tertentu.
c. untuk
membiasakan menggunakan command Line
pada cmd agar nantinya terbiasa dengan server
core yang menggunakan OS berbasis text.
2.
Cara membuka Command
Prompt
a. Posisikan
mouse komputer atau laptop ke area
desktop laptop.
b. Lalu
tekan tombol shift pada keyboard laptop.
c. Klik tombol SHIFT secara bersamaan dengan klik kanan, lalu pilih dan Klik
Open command windows here.
1) DIR
Perintah DIR digunakan untuk melihat isi folder/direktori bentuk umum DIR dapat diuraikan sebagai
berikut: DIR (drive:) (path) (file name) (/P) (/N0 (/A) ((:) Atribut) (/O)
((c:shocked) (/S) (/B) (/L) (/C) (/H)
2)
COPY
perintah copy digunakan untuk menyimpan file bentuk umum perintah ini adalah copy:d misalnya
A:\>COPY**C : perintah untuk menyalin file standar A ke dalam drive C
A:\>COPY DATA : perintah untuk mkenyalin file yang bernama data dan A e C
perintah copy digunakan untuk menyimpan file bentuk umum perintah ini adalah copy:d misalnya
A:\>COPY**C : perintah untuk menyalin file standar A ke dalam drive C
A:\>COPY DATA : perintah untuk mkenyalin file yang bernama data dan A e C
3)
DEL
Digunakan
untuk menghapus file/subdirectory bentuk umum DEL:NAMA FILE
A:\>DEL*.DOC
: Perintah untuk menghapus semua file yang berakhiran doc.pd drive A
A:\>DEL** :
Perintah untu menghapus semua nama file di drive A dg smua akiran-Nya.
4)
REN
Digunakan
untuk menggantinama file.Bentuk umum REN : REN(:(nama file)
(nama file
baru) misalnya:
C:\>RENA
:surat DOC.DATA.DOC
Semua file
surat doc.pada drive A diganti menjadi DATA DOC
5)
MD (MKDIR)
Digunakan
untuk membuat subdirektori,bentuk umum MD: MD d:[nama file]
C:\>
BACKUP :mmbuat sub dengan nama backup
6)
CD
\Digunakan sebagai perint ah
pindah direktori atau mengubah direktori C:\>CD\ENTERTAINT
:pindah ke subdirektori ENTERTAINT
D.
E-Commerce
E-Commerce juga disebut
perdagangan elektronik adalah kegiatan yang berkaitan dengan pembelian,
penjualan, pemasaran barang atau jasa dengan menggunakan sistem elektronik
seperti internet atau jaringan komputer.
E-commerce juga melibatkan aktivitas
yang berkaitan dengan proses transaksi elektronik seperti transfer dana
elektronik, pertukaran data elektronik, data persediaan sistem pengolahan
dilakukan oleh sistem komputer atau jaringan komputer, dan lain sebagainya.
Definisi E-Commerce menurut
Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual
produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan
dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.
E-commerce pertama kali muncul karena adanya
internet, E-commerce pada awalnya perdagangan eletronik hanya sebatas
pengiriman dokumen komersial saja seperti pemesanan pembelian atau invoice
secara eletronik baik itu melalui fax ataupun email, kemudian e-commerce
berkembang menjadi perdagangan berbasis web, yaitu pembelian barang ataupun
jasa melalui Word Wide Web atau internet.
E-commerce
dalam aplikasinya di lapangan menarik beberapa macam teknologi didalamnya
seperti E-mail, Chat, Transfer dana eletronik (kartu kredit ataupun paypal dan
sejenisnya
Ada
banyak bentuk e-commerce yang dilakukan sekarang ini, antara lain internet
banking, pembelian dan penyediaan barang atau toko online, pemesanan tiket
pesawat, reservasi penginapan di hotel, reservasi di tempat hiburan, pemesanan
tiket konser, bitcoin, pertukaran uang ataupun saham di internet, pembelian
buku secara online dan bahkan e-commerce jasa penghulu perkawinan.
1.
Model-Model
E-Commerce di Indonesia
a.
Iklan
Baris, merupakan salah satu bentuk e-commerce yang tergolong sederhana, bisa
dianggap sebagai evolusi dari iklan baris yang biasanya ditemui di koran-koran
ke dalam dunia online. Penjual yang menggunakan social media atau forum untuk
beriklan, biasanya tidak bisa langsung menyelesaikan transaksi pada website
yang bersangkutan. Namun penjual dan pembeli harus berkomunikasi secara
langsung untuk bertransaksi. Contoh iklan baris : Tokobagus, Berniaga, dan
FJB-Kaskus.
b.
Retail, merupakan jenis e-commerce
yang dimana semua proses jual-beli dilakukan melalui sistem yang sudah
diterapkan oleh situs retail yang bersangkutan. Oleh karena itu, kegiatan
jual-beli di retail relatif aman, namun biasanya pilihan produk yang tersedia
tidak terlalu banyak, atau hanya fokus ke satu-dua kategori produk. Contoh retail
: Berrybenzka, Zalora, dan Lazada.
c.
Marketplace, bisa dianggap sebagai
penyedia jasa mall online, namun yang berjualan bukan penyedia website,
melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di website marketplace
yang bersangkutan. Marketplace umumnya menyediakan lapisan keamanan tambahan
untuk setiap transaksi yang terjadi, seperti sistem pembayaran escrow atau
lebih umum dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap terjadi transaksi di
dalam sistem marketplace tersebut, pihak marketplace akan menjadi pihak ketiga
yang menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk sudah dikirimkan oleh
penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses pengiriman selesai, barulah
uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual.
2.
Jenis-jenis
E-Commerece
a. Business to Business (B2B) Jenis e-commerce ini adalah
bisnis ke bisnis atau B2B yang dilakukan oleh orang-orang atau
kepentingan bisnis yang saling menguntungkan di mereka di mana kedua belah
pihak biasanya sudah mengenal satu sama lain dan mengetahui proses bisnis yang
mereka lakukan dengan satu sama lain. Biasanya jenis bisnis B2B adalah
berkelanjutan atau saling berlangganan, transaksi tersebut dilakukan untuk
antara dua pihak saling menguntungkan dan saling percaya.
Contohnya
: Dua
perusahaan masing-masing memegang transaksi penjualan atau penyediaan barang
dilakukan melalui transaksi online di internet, serta pembayaran yang biasanya
mereka melakukan itu adalah dengan menggunakan kartu kredit di internet.
b. Business to Consumer (B2C) E-Commerce B2C adalah jenis
bisnis yang dilakukan antara perusahaan dan konsumen, seperti antara produsen
yang menjual dan menawarkan produk mereka kepada konsumen umum online. Produsen
tersebut akan melakukan bisnis dengan menjual dan memasarkan produk mereka kepada
konsumen tanpa ada umpan balik dari pelanggan untuk melakukan bisnis kembali ke
produsen, yang berarti satu-satunya produsen untuk menjual atau memasarkan
produk atau jasa dan konsumen hanya sebagai pengguna atau pembeli.
Contohnya
: Asus
Store adalah toko online yang didirikan oleh perusahaan teknologi yaitu Asus
yang bertujuan untuk menjual barang-barang yang dimiliki atau diproduksi oleh
perusahaan tersebut kepada konsumen secara langsung melalui websitenya.
c. Consumer to Consumer (C2C)
E-Commerce Consumer to Consumer (C2C) dilakukan antara konsumen dan
konsumen, misalnya, pelanggan dari produser akan menjual kembali ke konsumen
lainnya.
Contohnya
: Tokopedia,
salah satu contoh dari perusahaan jual beli dengan mendirikan toko online yang
memungkinkan pengguna atau perorangan membuka tokonya secara online di
tokopedia kepada konsumen yang membutuhkan barang yang dijual.
4.
Consumer to Business (C2B)
E-commerce Consumer to Business dibuat oleh konsumen untuk produsen yang
menjual produk atau jasa, misalnya, konsumen akan memberitahukan rincian produk
atau jasa yang dia inginkan melalui internet ke produsen, yang kemudian tahu
produsen permitnaan akan menawarkan produk atau jasa yang diinginkan oleh
konsument mereka.
Contohnya
: Kebalikan dari B2C, Consumer to
Business adalah dimana konsumen perorangan menjual barang atau jasa yang
selanjutnya dibutuhkan oleh sebuah perusahaan
3.
Tujuan
Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan
menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam
meningkatkan keuntungannya.
4.
Manfaat
E-Commerce
Beberapa manfaat dari E-Commerce dapat dilihat sebagai berikut :
a.
Memfasilitasi komunikasi antara konsumen dan
produsen.
b.
Memperluas calon konsumen dengan target pasar yang
tidak terbatas.
c.
Memfasilitasi pemasaran dan penjualan barang dan
jasa.
d.
Pembayaran yang mudah dilakukan secara online.
e.
Penyebaran informasi yang begitu mudah dilakukan
f.
Menghemat waktu
g.
Barang atau
jasa semakin murah
h.
Konsumen Mampu Membandingkan Lebih Akurat
5.
Dampak
Negatif E-Commerce
a. Penipuan Sering terjadinya penipuan saat
belanja online di internet antara konsumen dan penjual barang tersebut dipesan
konsumen telah dibayar melalui e-Transfer tetapi barang tidak pernah dikirim
dan diterima oleh konsumsen, dan sebaliknya kadang-kadang terlalu
ketidakpercayaan penjual untuk mengirimkan barang-barang di muka dan pembayaran
dilakukan setelah pengiriman pembayaran yang ditunggu penjual kadang-kadang
tidak diterima atau tidak dibayar.
b. Virus / Malware Kejahatan sering terjadi yang biasanya dilakukan
oleh mereka yang memiliki keahlian tinggi dalam ilmu komputer dan internet
jaringan seperti penyebaran virus / malware yang disengaja untuk melemahkan
sistem, hal ini terjadi karena kurangnya hukum pada teknologi informasi.
E.
WEBSITE
1.
Pengertian Web Secara Umum
World Wide Web
atau WWW atau juga dikenal dengan WEB adalah salah satu layanan yang didapat
oleh pemakai computer yang terhubung ke internet. Web ini menyediakan informasi
bagi pemakai computer yang terhubung ke internet dari sekedar informasi
“sampah” atau informasi yang tidak berguna sama sekali sampai informasi yang
serius; dari informasi yang gratisan sampai informasi yang komersial. Website
atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan
untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan
atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang
membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing
dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
2.
Menurut
Para
Ahli
Menurut Suwanto Raharjo S.Si, M.Kom,
Web merupakan salah satu layanan internet yang paling banyak digunakan
dibanding dengan layanan lain seperti ftp, gopher, news atau bahkan email.
Menurut Wahana Komputer, Web
adalah formulir komunikasi interaktif yang digunakan pada sutu jaringan
komputer.
3.
Unsur-Unsur Website atau Situs
Untuk menyediakan keberadaan sebuah website, maka
harus tersedia unsur-unsur penunjangnya, adalah sebagai berikut:
a.
Nama domain
(Domain name/URL – Uniform Resource Locator)
b.
Rumah tempat
website (Web hosting)
c.
Bahasa Program (Scripts
Program)
Rangkuman materi ini saya buat untuk memenuhi salah satu
tugas mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi. FKIP PGSD Universitas Djuanda Bogor.
jangan lupa kunjungi situs www.unida.ac.id